Sejarah Desa

Pada zaman penjajahan Belanda, Desa Lassar itu dulunya disebut Troh Lassar oleh orang-orang pada masa itu yang mempunyai arti gudang senjata. Troh Lassar awal mulanya hanya ada 2 (dua) rumah saja yang salah satu rumahnya dihuni oleh nek Ciri dan suaminya, karena pada saat itu Troh Lassar bukanlah pemukiman penduduk seperti saat ini tetapi hanya sebagai tempat untuk penyimpanan senjata yang dipergunakan untuk perang oleh Kerajaan Membalong. Adapun senjata yang dipergunakan oleh Kerajaan Membalong dibuat oleh nek Ciri yang merupakan seorang pandai besi. Nek Ciri sendiri bukanlah seorang pandai besi biasa, tetapi beliau ini bisa memasukan jin kedalam senjata yang dibuatnya sehigga senjata tersebut sangat ampuh untuk melumpuhkan dan mengalahkan lawan-lawan dimedan perang. Kata Lassar merupakan nama pemberian dari Raja Membalong dan sejak saat itu orang-orang menyebut Troh Lassar menjadi Lassar.

Desa Lassar berdiri sejak tahun 1975 yang terdiri dari 20 (dua puluh) Rukun Tetangga dan 10 (sepuluh) Rukun Warga dengan pusat pemerintahan berada di Dusun Lassar. Desa Lassar merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Membalong, Kabupaten Membalong Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Desa Lassar terletak di sebelah utara Kecamatan Membalong dan berbatasan langsung dengan Desa Simpang Rusa, Desa Perpat dan Desa Kembiri.