Penanaman & Pemeliharaan 10.000 Mangrove Join us Eiger Belitung

  • Sep 18, 2024
  • Admin Web Desa Lassar

(lassar.desa.id : DESA LASSAR, 12 September 2024) Kegiatan penanaman 10.000 pohon mangrove yang diadakan oleh Eiger Belitung di perairan Dusun Dudat, Desa Lassar, Kecamatan Membalong, pada tanggal 12 September 2024, menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pelestarian lingkungan. Mangrove dikenal sebagai salah satu ekosistem yang paling produktif dan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai pentingnya penanaman mangrove, manfaatnya bagi lingkungan, serta bagaimana masyarakat dapat terlibat dalam pemeliharaan ekosistem ini.

Mangrove merupakan jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah pesisir dan memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di lingkungan yang asin. Ekosistem mangrove memiliki berbagai fungsi, antara lain sebagai penahan abrasi pantai, penyaring polutan, serta tempat tinggal bagi berbagai spesies ikan, burung, dan hewan lainnya. Dengan penanaman mangrove, kita tidak hanya membantu memperbaiki kualitas lingkungan pesisir, tetapi juga mendukung keberlangsungan hidup berbagai makhluk hidup yang bergantung padanya.

Selain itu, hutan mangrove juga berperan dalam mitigasi perubahan iklim. Pohon mangrove mampu menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan menyimpannya dalam bentuk biomassa. Dengan demikian, penanaman mangrove dapat berkontribusi dalam mengurangi efek rumah kaca dan memperlambat pemanasan global.

(foto : Andi Saputra, A.Md (Kepala Desa Lassar) melakukan penanaman tanaman mangrove di perairan Dudat)

Acara penanaman simbolis yang dilakukan pada tanggal 12 September 2024, dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas lokal, hingga relawan dari berbagai organisasi. Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari perwakilan Eiger Belitung yang menjelaskan tujuan dan harapan dari program ini. Setelah itu, para peserta diajak untuk bersama-sama menanam pohon mangrove di lokasi yang telah ditentukan.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar penanaman, tetapi juga sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan. Eiger Belitung berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara menjaga dan merawat hutan mangrove setelah penanaman dilakukan.

Setelah penanaman, tantangan berikutnya adalah pemeliharaan tanaman mangrove agar dapat tumbuh dengan baik. Perawatan yang tepat sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup pohon mangrove. Masyarakat di sekitar lokasi penanaman diharapkan dapat berperan aktif dalam pemeliharaan hutan mangrove ini. Kegiatan pemeliharaan dapat meliputi penyiraman, pembersihan area sekitar dari sampah, serta pemantauan pertumbuhan tanaman.